Menginstall Joomla di Localhost

Joomla! merupakan sebuah CMS (Content Management System) yang dapat digunakan untuk membuat suatu website secara instant. Sebagai sebuah website CMS yang lahir dari sebuah komunitas open source, Joomla selalu berupaya untuk mengikuti perkembangan zaman dengan tujuan untuk mempermudah kita membuat suatu website. Terbukti CMS yang dulunya merupakan website statis sekarang sudah menjadi website dinamis yang telah menggunakan teknologi mutakhir AJAX, yang membuat website serasa seperti aplikasi desktop.

Pada postingan kali ini saya tak akan berpanjang lebar tentang sejarah Joomla, tetapi saya akan memberikan tutorial tentang cara menginstall Joomla secara offline di localhost.

Untuk menginstall Joomla kita memerlukan sebuah webserver lokal seperti apache sebagai server dan sebuah aplikasi database seperti Mysql untuk penyimpanan data. Saat ini banyak aplikasi yang membundel 2 komponen di atas menjadi satu paket. Misalnya xampp, uniserver, dll. Untuk tutorial kali ini kita akan menggunakan aplikasi XAMPP, jika kalian belum mempunyai aplikasi tersebut, kalian dapat mendownloadnya di sini.

1. Pertama, setelah XAMPP terinstall, siapkan modul Joomlanya. Untuk versi terbaru bisa di download di sini. Namun untuk tutorial kali ini kita akan menggunakan Joomla versi 1.5.15.

2. Ekstrak modul joomla di folder localhost, lalu ubah nama folder Joomla-nya menjadi websiteku atau apalah sesuai keinginan kalian.

3. Ketikkan pada browser http://localhost/joomla, lalu akan muncul halaman awal instalasi Joomla. Di halaman ini pilih bahasa yang ingin digunakan, lalu klik tombol berikutnya.

4. Pada halaman pemerikasaan pra pemasangan, klik tombol berikutnya.

5. Pada halaman lisensi klik tombol berikutnya untuk melanjutkan instalasi.

6. Pada halaman pengaturan basis data, isikan Tipe Basis Data, Nama Host, Nama Pengguna, Sandi, dan Nama Basis Data. Lalu klik tombol berikutnya. 

7. Pada halaman Pengaturan FTP dilewati saja karena kita tidak membutuhkan FTP untuk di localhost, klik tombol berikutnya untuk melanjutkan instalasi.

8. Pada halaman Pengaturan Umum, isikan:
Nama Situs: sesuai keinginan, misal websiteku.
Alamat Surel Anda: isi dengan alamat email.
Sandi Lewat Admin: password untuk login.
Klik tombol pasang contoh data untuk sampel, lalu klik  tombol berikutnya untuk melanjutkan instalasi.

9. Proses instalasi selesai, jangan lupa hapus folder installation yang terdapat di dalam folder joomla. lalu klik tombol admin untuk menuju ke halaman login admin.

10. Dan inilah halaman login admin joomla, isikan:
username: admin.
password: password yang telah dibuat pada halaman pengaturan umum.
language: default.
Klik login

Semoga bermanfaat :)


2 Comment:

Opick Amikom said...

Mas. saya mau tanya nich..

kemaren kan saya instal xampp yang versi lamaan..

tak pake localhost/folder/index.html
bisa di pake..

tapi setelah saya hapus , dan saya pake yang terbaru... xampp nya..

localhost/folder/index.html tidak berfungsi lagi...

server not found...

ouh yach..

setelah saya uninstall xampp yang lama... di program filenya saya hapus juga..

karna kalo xampp yang baru terletak di luar follder Program FIles...

Thanks..

Ahmad Fikry said...

Sebenarnya saya kurang jelas dengan maksud mas Opick..
Mmm, mungkin gini ya lokasi folder localhost biasanya kita tentuin sendiri, bisa dimana aja. Kalo kamu uninstall dan folder localhostnya juga dihapus otomatis file2 yang ada didalam folder localhost juga ikut terhapus.

Post a Comment